Pengikut
Cari Blog Ini
Sabtu, 21 November 2009
Kebanyakan modem yang digunakan di PC atau laptop dewasa ini adalah dengan
menggunakan teknik asynchronous. Asynchronous ini maksudnya bahwa ketika modem ini
mengirimkan data tanpa menggunakan clock untuk menyinkronisasikan kegiatan dari kedua
sistem yang terhubung. Data dikirim dalam 1 byte yang berada dalam sebuah frame pada satu
waktu. Frame tersebut berisikan sebuah start bit, data, dan biasanya satu atau lebih stop bit. Start
dan stop bit inilah yang memberitahukan kapan dan dimana data tersebut. Karena fungsi inilah,
si penerima akan tahu mana yang data dan mana yang noise, sehingga dapat diketahui mana
yang dapat diterima atau tidak.
Modem ini juga bisa menggunakan parity sebagai error detection. Ada dua parity yang
digunakan, odd dan even. Jenis modem yang menggunakan parity ini sudah jarang digunakan
pada masa sekarang ini.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah
menjadi sinyal analog. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media
telekomunikasi seperti telepon dan radio. Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut
diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer.
Walaupun demikian, kabel modem sebetulnya cara bekerjanya lebih menyerupai Network
Interface yang digunakan untuk Local Area Network (LAN).
Modem walaupun hanya memiliki kecepatan sekitar 50 Kilobit per detik, bisa dikatakan
tidak dipengaruhi oleh jarak. Lain halnya dengan Ethernet yang memiliki kecepatan 10 atau 100
Megabit per detik tetapi hanya bisa dalam jarak maksimum kurang lebih 1 km. Cable modem
berada di tengah-tengah. Kecepatannya berkisar antara 3 hingga 56 Megabit per detik, dan bisa
bekerja dalam jarak 100 km atau bahkan lebih.
Fungsi modem yaitu untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal suara dan juga
sebaliknya.
Dewasa ini modem telah berkembang dengan berbagai fasilitas yang cukup bermanfaat,
misalnya voice modem. Dengan adanya fasilitas voice modem ini, merubah fungsi modem
bukan hanya sebagai penyambung ke internet tetapi lebih dari itu, modem dapat menjadi saluran
radio, audio, percakapan telepon sampai streaming video. Malah saat ini sudah banyak modem
yang mempunyai fasilitas yang dapat menjadi sebagai mesin penjawab telepon dan perekam
suara.
Selain itu modem mempunyai kemampuan menjadi fax modem. Fax modem ini bekerja
seperti faksimil, dengan sebuah software yang dirancang khusus, dapat mengubah modem
menjadi sebuah mesin faksimil, dimana modem merubah dokumen digital menjadi sinyal analog
dan dibangkitkan kembali menjadi file gambar jika yang menerima kembali adalah fax modem
atau menjadi dokumen tercetak jika yang menerima adalah mesin faksimil.
Modem Kabel (Cable Modem) adalah perangkat keras yang menyambungkan PC dengan
sambungan TV kabel. Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan
kecepatan maksimum 27Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan 2,5Mbps
upstream (kecepatan upload dari pengguna). Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer
harus dilengkapi dengan kartu ethernet (ethernet card). (http://id.wikipedia.org/wiki/Modem)
Walaupun isi cable modem berbeda-beda, pada dasarnya sekarang isinya seperti
diilustrasikan di diagram berikut.
Tuner: yang menguhubungkan langsung ke saluran CATV, umumnya menggunakan
diplexer sehingga memungkinkan transmisi masuk dan keluar melalui tuner yang sama.
Tuner ini harus berkualitas cukup baik untuk menerima sinyal QAM digital yang
termodulasi.
·
Demodulator: sinyal IF yang masuk diterima oleh demodulator yang biasanya terdiri dari
penerjemah Analog->Digital, QAM-64/256 demodulator, MPEG frame synchronization,
dan Reed Solomon error correction.
·
Burst modulator: mengirim sinyal keluar melewati tuner, melakukan encoding Reed
Solomon, modulasi QPSK/QAM-16 dari frekuensi tertentu, dan penerjemah Digital-
>Analog.
·
MAC: Media Access Control, bertugas untuk melakukan ranging yang sangat mirip
dengan protokol satelit.
·
Interface: bisa Ethernet, PCI Bus, USB, atau yang lainnya.
Kecepatan data downstream (yang masuk) rata-rata berkisar antara 4-56 Megabit per detik.
Sedangkan kecepatan upstream (yang keluar) berkisar antara 256 Kilobit hingga 3 Megabit per
detik. Catatan: satu byte sama dengan delapan bit.
Berikut ini perbandingan kecepatan download sebuah file berukuran 10 Megabyte dalam
kondisi internet ideal:
KECEPATAN/JENIS MODEM
WAKTU TRANSFER
14400 bps telephone modem
1,5 jam
28800 bps telephone modem
46 menit
56000 bps telephone modem
24 menit
128000 bps ISDN modem
10 menit
1,54 Mbps koneksi T1
52 detik
4 Mbps cable modem
20 detik
10 Mbps cable modem
8 detik
Catatan: M = mega, bps = bit per second, 1 byte = 8 bit
Kecepatan transfer data banyak dipengaruhi oleh:
·
Kecepatan komputer anda
·
Perangkat keras dan lunak yang mengatur alur data antara jaringan dan internet
·
Kepadatan lalu-lintas internet yang melalui backbone internet dari penyedia jasa internet
·
Kemampuan dan kecepatan dari server di mana anda meminta/mengkases data
·
Jumlah pengguna yang mengakses suatu server pada saat yang bersamaan
Pada umumnya kabel modem tidak membutuhkan software khusus dari sisi pelanggan.
Selama Operating System yang digunakan bisa mengenali dan menggunakan Network Interface
Card seperti layaknya jaringan lokal, maka seharusnya tidak ada masalah.
Sampai saat ini, belum ada standar internasional untuk cable modem. Di US digunakan
standar MCNS, sedangkan di Eropa digunakan standar DVB/DAVIC, dan ada lagi IEEE 802.14
yang masih gagal pada ronde pertama untuk membuat standar, tapi sedang berusaha membuat
standar untuk sistem cable modem generasi ketiga.
Modem eksternal merupakan modem yang terpisah dari PC atau dengan kata lain, modem
ini tidak dipasangkan pada slot ekspansi yang ada pada mainboard. Modem eksternal lebih
mahal dibandingkan modem internal, karena lebih aman dan lebih gampang diperbaiki jika
rusak. Modem eksternal selain menggunakan casing dan power supply sendiri juga mempunyai
alat pemonitoran dan tombol reset tersendiri sehingga lebih mudah dipantau keadaannya.
Sedangkan dalam pemasangannya, modem eksternal ini tinggal menyambungkan kabel-kabel ke
interface serial atau USB dari PC. Sedangkan modem internal (onboard), sesuai dengan
namanya, diletakkan langsung di dalam PC atau laptop, modem langsung dipasangkan pada slot
ekspansi yang ada pada mainboard. Kebanyakan modem internal sekarang ini menggunakan
interface PCI.
Seperti tergambar dari namanya, perangkat modem eksternal berada diluar CPU. Modem
eksternal dihubungkan ke CPU melalui port COM atau USB. Modem jenis ini biasanya
menggunakan sumber tegangan terpisah berupa adaptor.
Keuntungan penggunaan modem jenis ini adalah portabilitasnya yang cukup baik sehingga
gampang dipindah-pindah untuk digunakan di komputer lain. Disamping itu dengan
menggunakan modem eksternal, tidak perlu ada slot ekspansi yang dikorbankan sehingga bisa
dipakai untuk keperluan lain, terutama apabila mainboard yang digunakan hanya menyediakan
sedikit slot ekspansi. Modem eksternal juga dilengkapi dengan lampu indikator yang
memudahkan kita untuk memonitor status modem.
Kerugiannya, harganya lebih mahal dibandingkan dengan modem internal. Modem eksternal
juga membutuhkan tempat tersendiri untuk menaruhnya meskipun kecil.
Berbeda dengan modem eksternal, modem internal terpasang langsung didalam CPU. Secara
fisik modem internal berupa sebuah card yang tertancap pada salah satu slot ekspansi pada
mainboard, biasanya pada slot ISA atau PCI. Penggunaan modem jenis ini memiliki beberapa
keuntungan, antara lain adalah lebih hemat tempat dan dari segi harga lebih ekonomis
dibandingkan dengan modem eksternal. Karena telah terpasang di dalam CPU, maka modem
jenis ini tidak membutuhkan adaptor seperti halnya modem eksternal sehingga sistem terkesan
lebih ringkas tanpa ada banyak kabel berseliweran yang bisa memberi kesan kurang rapi.
Namun demikian, modem internal memiliki kelemahan berupa tidak adanya indikator
sebagaimana yang bisa ditemui pada modem eksternal. Akibatnya agak sulit untuk memantau
status modem (walaupun bisa dilakukan lewat software). Selain itu, modem internal tidak
menggunakan sumber tegangan sendiri hingga harus dicatu dari power supply pada CPU. Panas
dari komponen-komponen dalam rangkaian modem internal juga akan menambah suhu dalam
kotak CPU. Dalam kamus wikipedia .Modem terbagi atas:
1. Modem analog yaitu modem yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital
2. Modem ADSL
3. Modem kabel yaitu modem yang menerima data langsung dari penyedia layanan lewat
TV Kabel
4. Modem CDMA
5. Modem 3GP
6. Modem GSM
Disamping kedua pembagian diatas, kita juga mengenal istilah hardware atau software
modem. Modem yang bekerja secara hardware menggunakan chip khusus untuk menangani
fungsi-fungsi komunikasi data, sedangkan pada software modem, pekerjaan ini diambil alih oleh
sebuah program driver.
Penggunaan software modem akan cukup membebani kerja CPU, dan dengan demikian
tentunya memerlukan sistem dengan processor yang cepat (disarankan minimal menggunakan
processor Pentium 200 Mhz). Penurunan performa akan sangat terasa saat menggunakan
modem jenis ini. Sebuah mesin berbasis Celeron 400 misalnya, hanya mampu bekerja layaknya
PC Pentium Classic saat online dengan memanfaatkan software modem.
Secara fisik hampir tidak ada ciri yang menyolok yang membedakan antara kedua jenis
modem ini. Namun demikian, dewasa ini hampir seluruh modem internal berbasis PCI yang ada
di pasaran adalah software modem. Modem jenis ini umumnya dijual dengan harga yang jauh
lebih murah dibanding dengan modem berbasis hardware.
Karena faktor ketersediaan driver, maka software modem umumnya hanya bisa bekerja di
lingkungan OS Windows sehingga jenis modem ini juga sering disebut sebagai Winmodem.
Untungnya pada akhir-akhir ini sejumlah produsen telah memberikan dukungan untuk Linux
bagi software modem keluaran mereka.
Kamis, 12 November 2009
Futsal diciptakan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.
Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.
Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.
Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California. Futsal The Rule of The Game
[sunting] Peraturan
Lapangan permainan 1. Ukuran: panjang 25-42 m x lebar 15-25 m
2. Garis batas: garis selebar 8 cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; 3 m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
3. Daerah penalti: busur berukuran 6 m dari setiap pos
4. Garis penalti: 6 m dari titik tengah garis gawang
5. Garis penalti kedua: 12 m dari titik tengah garis gawang
6. Zona pergantian: daerah 6 m (3 m pada setiap sisi garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan
7. Gawang: tinggi 2 m x lebar 3 m
8. Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif
Bola
1. Ukuran: #4
2. Keliling: 62-64 cm
3. Berat: 390-430 gram
4. Lambungan: 55-65 cm pada pantulan pertama
5. Bahan: kulit atau bahan yang cocok lainnya (yaitu, tak berbahaya)
Jumlah pemain
1. Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 5, salah satunya penjaga gawang
2. Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan: 2
3. Jumlah pemain cadangan maksimal: 7
4. Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas
5. Metode pergantian: "pergantian melayang" (semua pemain kecuali penjaga gawang boleh memasuki dan meninggalkan lapangan kapan saja; pergantian penjaga gawang hanya dapat dilakukan jika bola tak sedang dimainkan dan dengan persetujuan wasit)
Perlengkapan pemain:
Kaos bernomor, celana pendek, kaus kaki, pelindung lutut, dan alas kaki bersolkan karet
Lama permainan
1. Lama: dua babak 20 menit; waktu diberhentikan ketika bola berhenti dimainkan. Waktu dapat diperpanjang untuk tendangan penalti.
2. Time-out: 1 per regu per babak; tak ada dalam waktu tambahan
3. Waktu pergantian babak: maksimal 10 menit
[sunting] Kejuaraan futsal terkemuka
[sunting] Piala Dunia Futsal FIFA
- 1989 (di Rotterdam, Belanda): dimenangkan Brazil
- 1992 (di Hong Kong): dimenangkan Brazil
- 1996 (di Barcelona, Spanyol): dimenangkan Brazil
- 2000 (di Guatemala): dimenangkan Spanyol
- 2004 (di Taiwan): dimenangkan Spanyol.
[sunting] Piala Dunia Futsal AMF
- 1982 (di Sao Paulo, Brazil): dimenangkan Brazil
- 1985 (di Madrid, Spanyol): dimenangkan Brazil
- 1988 (di Melbourne, Australia): dimenangkan Paraguay
- 1991 (di Milan, Italia): dimenangkan Portugal
- 1994 (di Argentina): dimenangkan Argentina
- 1997 (di Meksiko): dimenangkan Venezuela
- 2000 (di La Paz, Bolivia): dimenangkan Kolombia
- 2003 (di Paraguay): dimenangkan Paraguay.




